Sabtu, 22 November 2014
 
User Name
Password
 
Lupa Password
Registrasi Anggota Baru
Rennida
salfar
yusrinahana
 Jumlah Anggota : 232494
[+] Buka Semua Kategori
+Agama
+Aksesoris Kado & Parcel
+Anak-Anak
+Bahasa dan Kamus
+Biografi dan Memoar
+Buku Akan Datang
+Buku Import
+Buku Import Spesial
+Buku Import Teknik dan Design
+Buku Murah dan Promo 2014
+Buku Novel
+Buku Sekolah
+Buku Teks
+Busana dan Kecantikan
+CD Pembelajaran Interaktif
+EBook
+Ekonomi dan Manajemen
+Hobi dan Usaha
+Hukum dan Undang-undang
+Humor
+Inspirasi dan Spiritual
+Kesehatan dan Lingkungan
+Komik
+Komputer dan Internet
+Majalah
+Masakan dan Makanan
+Non-Fiksi Lainnya
+Orang Tua dan Keluarga
+Perhotelan dan Pariwisata
+Produk lainnya
+Psikologi dan Pengembangan Diri
+Referensi
+Remaja
+Sains dan Teknologi
+Sastra dan Filsafat
+Sejarah dan Budaya
+Teknik
+Tjersil-Buku Cerita Silat

Tayang: 19 hari lagi

Tayang: 21 hari lagi

Tayang: 6 hari lagi

Tayang: 15 hari lagi
 
Anak-AnakChicklitDrama
FantasiFiksiFilosofi
HororKomediLifestyle
MetropopMistery-ThrillerPerang
PetualanganPolitik-HukumPsikologi
RemajaRoman HarlequinRomance
SamuraiSastraScience Fiction
Sejarah FiksiSosial-BudayaSpiritualitas
SuspenseTeenlit
Display Buku
Cover Detail


Rp 55.000
Hemat Rp 8.250
Rp 46.750


Tayang: 248 hari lagi


Tayang: 11 hari lagi
 
Judul TeenLit : Omen 2 - Tujuh Lukisan Horor  
No. ISBN 9789792296648 
Penulis Lexie Xu 
Penerbit Gramedia Pustaka Utama 
Tanggal terbit Juni - 2013 
Jumlah Halaman 424 
Berat Buku -
Jenis Cover Soft Cover 
Dimensi(L x P) -
Kategori Teenlit 
Bonus
Text Bahasa Indonesia ··
Lokasi Stok gudang bukukita
Masukkan ke daftar keinginan Masukkan ke Daftar Keinginan   

Baca review buku ini Rekomendasikan buku ini
 
SINOPSIS BUKU - TeenLit : Omen 2 - Tujuh Lukisan Horor

[NOTE] Buku Mulai Terbit Tanggal 20 Juni 2013



File 2 :
Kasus lenyapnya sejumlah orang secara misterius di SMA Harapan Nusantara.

Tertuduh :
Algojo bertampang monster dan bersenjata parang yang mengerikan, yang konon keluar dari Tujuh Lukisan Horor karya Rima Hujan. Gosipnya, dia berniat menjatuhkan hukuman kepada orang-orang yang terlibat dalam tragedi tahun lalu. Tidak diketahui apakah tokoh ini nyata atau hasil imajinasi.

Fakta-fakta :
Sebuah surat ancaman dilayangkan ke Kepala Sekolah SMA Harapan Nusantara, menyebabkan kami dilibatkan dalam peristiwa ini. Dengan bantuan mantan tukang ojek bermuka masam dan montir baik hati garis miring bos geng motor, kami pun mengadakan berbagai penyelidikan mengenai tragedi tahun lalu. Namun, satu demi satu orang yang terlibat dalam kejadian ini mulai lenyap. Yang tertinggal hanyalah ruangan berantakan akibat pergulatan dan lukisan yang menggambarkan hukuman mengerikan yang diterima oleh orang-orang tersebut. Tidak diketahui orang-orang ini masih hidup atau tidak.

Misi kami :
Menemukan orang-orang yang lenyap dan menyelamatkan mereka sekaligus membekuk pelaku kejahatan yang sebenarnya.

Penyidik Kasus,
Erika Guruh & Valeria Guntur


 
 
RESENSI TERKINI - TeenLit : Omen 2 - Tujuh Lukisan Horor  
Oleh : welapermata, 16 September 2014-14:23:40
Rating
Semua berawal ketika Valeria menempelkan sebuah penawaran di papan mading. Penawaran itu adalah penawaran bagi siapa saja yang tidak bisa memecahkan misteri, bisa menghubungi duo G&G . Kelakuan Valeria ini di ketahui oleh Bu Rita (kepala sekolah SMA Harapan Nusantara), maka dari itu, dia dan Erika di panggil untuk menemui Bu Rita. Bukannya di marahi, mereka malah di suruh memecahkan sebuah misteri lagi. Ternyata, Bu Rita menerima surat teror yang mengatakan bahwa algojo tujuh lukisan horor akan keluar dari lukisan untuk menghukum para penjahat tragedi tahun lalu dengan cara yang sudah di tentukan (sesuai gambar yang ada di lukisan). Tujuh lukisan horor itu adalah milik Rima Hujan, yang akan di pamerkan. Menurut informasi yang di dapatkan Valerian dan Erika, tragedi tahun lalu yaitu: meninggalnya Reva karena jatuh ke kolam yang sedang di kuras, Andra bersama beberapa geng motor mencuri uang amal yang berada di ruangan kepala sekolah, dan Indah meninggal karena gantung diri. Menurut Pak Rufus (Guru BP yang sering banget menceramahi Erika), ketiga kejadian tersebut saling berkaitan.
Pameran Lukisan pun tiba, dan ternyata lukisan Rima ada yang mengubahnya lagi. Yang semula hanya bentuk abstrak, kini terlihat nyata. Mereka takut, lukisan itu akan menjadi nyata. Mengingat lukisan Rima sering menjadi kenyataan.
Val dan Leslie segera menghampiri Pak Rufus dan melaporkan apa yang mereka lihat tadi. Pak Rufus tentu saja tercengang. Lalu, mereka bertiga berjalan menuju ruangan Bu Rita untuk melaporkan kejadian ini. Di tengah perjalanan, Erika, Viktor, serta Amir muncul dan ikut bersama mereka. Begitu pintu ruangan Bu Rita di buka, semuanya kembali di buat tercengang. Ruangan itu porak-poranda. Seperti di ruangan yang tadi di temui Val, ruangan Bu Rita juga terdapat darah yang berceceran dimana-mana. Di dindingnya, terdapat lukisan horor kedua. Lukisan itu menggambarkan seseorang dengan rambut sarang tawonnya terkapar di meja kerja dengan tangan hampir putus. Sosok itu begitu mirip dengan Bu Rita. Lalu, mereka memilih keluar. Daniel, Welly, serta Amir memberondongi mereka dengan berbagai pertanyaan. Erika tidak menjawabnya, tetapi malah balik mengintrogasi mereka bertiga. Karena Erika tahu, mereka bertiga pasti tahu sesuatu hal menyangkut tragedi tahun lalu. Dan benar saja, Daniel mengaku bahwa dirinya mengira kejadian Reva bukan kecelakaan, melainkan ada seseorang yang sengaja mendorongnya. Selain itu, alasan Andra mencuri uang amal itu bukan di suruh Indah, melainkan untuk bisa memenangkan permainan poker bersama Daniel, Welly, Amir, Chalina, serta Gordon.
Suatu malam, Val dan Erika memutuskan untuk pergi ke sekolah guna mengetahui siapa yang mengubah lukisan-lukisan Rima. Di bantu oleh chuck (tukang becak langganan Erika), malam itu mereka bisa sampai dengan selamat di sekolah. Dengan hati-hati, mereka berjalan menuju ruang kesenian. Sesampainya disana, mereka melihat sesosok algojo bertubuh besar siap mengayunkan parangnya ke tubuh seorang cowok yang terkapar tak sadarkan diri.
Keesokan paginya, mereka di kejutkan oleh 3 lukisan horor yang terpajang di lapangan basket sekolah. Val, Erika, dan Rima memutuskan untuk mencari Daniel, Welly, serta Amir. Tak disangka, Viktor dan Leslie sudah berada di sekolahnya. Erika langsung meminta bantuan mereka untuk mencari keberadaan ketiga temannya itu. Tiba-tiba, Rima ingin mengambil kuncinya yang ketinggalan di ruang kesenian. Val menemani Rima, mengingat gadis itu adalah korban terakhir dari lukisan horor. Namun di luar dugaan, mereka malah terkunci di ruang kesenian. Di dalam ruangan itu, terdapat algojo yang sedang menatap Val dari balik topeng musang berbulunya. Ketika Val kembali mengarahkan pandangannya ke depan, sesosok algojo lain sedang berjaga-jaga di belakang Rima. Mereka terjebak.
~
Seri Omen yang kedua ini lebih menegangkan dari sebelumnya! Pasti penasaran dong, siapa sebenarnya dalang dari misteri kedua ini? Makanya, di beli bukunya ya.. hahaha! Curcol dikit, gapapa kan? Aku sedikit kewalahan pas resensi buku ini. Soalnya aku udah lupa alurnya gimana dan otomatis aku harus buka novelnya lagi, nyari point-pointnya. Ribet emang, soalnya buku ini lebih tebal dari Omen pertama. Tapi gak sia-sia deh, akhirnya resensi ini jadi juga hahaha.
Disini muncul tokoh baru yaitu Leslie Gunawan, sahabat Viktor Yamada. Aku jelasin dikit ya, tentang mereka berdua ini. Jadi, Leslie atau yang sering di panggil Les ini adalah seorang montir di sebuah bengkel, namanya Bengkel Gila. Cowok ini ternyata suka sama Valeria! Begitupun dengan gadis itu. Valeria ini adalah gadis yang berpenampilan cupu. Eits! Tapi itu cuman nyamar lho, kenapa? Baca aja ya bukunya! Val juga jago bela diri. Kalau Viktor Yamada, dia ini mantan tukang ojek Erika. Masih ingat dengan si tukang ojek high-class garis miring cogan di Omen #1? Nah, ternyata dia itu seorang jutawan. Dan sekarang Vik adalah pacar Erika!
Seperti di Omen sebelumnya, kak Lexie disini juga menyisipkan bumbu romance diantara Valeria dan Leslie. Kekurangan buku ini cuman satu (menurut aku), lagi-lagi kertasnya pake kertas buram. Ya sudahlah, setidaknya bahan kertas ini gak mengurangi rasa penasaranku. Di jamin deh, pas baca, kalian gak akan mau ngelepasin buku ini sebelum sampai di halaman terakhir! Makanya, aku merekomendasikan untuk membeli buku ini serta seri-serinya.
[Kirim Resensi] [Baca Semua Resensi]

Buku lainnya oleh penulis - Lexie Xu
Bundel Johan Series (Obsesi : Pengurus MOS Harus Mati; Permainan Maut; Teror)
Penulis: Lexie Xu
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 150.000   Hemat Rp 22.500   Rp 127.500
TeenLit: Omen 5: Kutukan Hantu Opera
Penulis: Lexie Xu
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 75.000   Hemat Rp 11.250   Rp 63.750
TeenLit: Omen 3: Misteri Organisasi Rahasia - The Jugdes
Penulis: Lexie Xu
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 50.000   Hemat Rp 7.500   Rp 42.500
Lainnya »
 

Buku lainnya oleh penerbit - Gramedia Pustaka Utama
Memahami Bisnis Bank Syariah
Penulis: Ikatan Bankir Indonesia
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 98.000   Hemat Rp 14.700   Rp 83.300
Berbagi Kisah Terindah Bersama si Meong
Penulis: Yayasan Peduli Kucing
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 42.000   Hemat Rp 6.300   Rp 35.700
Seri Chef Remaja : Lezatnya Pasta Ala Hotel Bintang Lima
Penulis: Jethro Ido Pasaribu
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 40.000   Hemat Rp 6.000   Rp 34.000
Lainnya »
 
 
BUKU SEJENIS
TeenLit : Princess in Me (Cover Baru)
Penulis: Donna Rosamayna
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 40.000   Hemat Rp 6.000   Rp 34.000
TeenLit : Lululergic (Cover Baru)
Penulis: Mia Arsjad
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 40.000   Hemat Rp 6.000   Rp 34.000
Ada Apa di Balik Kilt?
Penulis: Katie Maxwell
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 40.000   Hemat Rp 6.000   Rp 34.000
TeenLit : Ketika Elang Mencintai Dara
Penulis: Putu Kurniawati
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 38.000   Hemat Rp 5.700   Rp 32.300
TeenLit : Dengerin Dong, Troy! (Cover Baru)
Penulis: Ade Kumalasari
(Gramedia Pustaka Utama
Rp 38.000   Hemat Rp 5.700   Rp 32.300
  Lainnya »
x

Kosong
Cara Jadi Anggota
Keuntungan Anggota
Cara Belanja
Cara Pembayaran
Cakupan Pengiriman
Biaya Pengiriman
Proses Pengiriman
Hubungi Kami

Tayang: 30 hari lagi
Rp 89.500
Hemat Rp 17.900
Rp 71.600
Trilogy The Darkest Minds : Never Fade - Takkan Pernah Pudar (Pre Order)
Buku Promo Lainnya
Buku Populer
Fajar Farisuddin
Hari ini baru saja menerima 3 buku pesanan dari bu...
Dian Eka Pratiwi
Terimakasih banyak ya buku kita.com sudah sampai s...
Anjar Kurniawan
paling gampang beli buku dibukukita, pokoknya udah...
 
Tambah Lainnya
Periode Oktober 2014
No Undian :
  141447892304
Anggota :
  candot
Hadiah Buku yang dipilih:
  The Hundred-Foot Journey ( Kisah tentang Cinta, Cita Rasa, dan Selera )
No Undian :
  141558735509
Anggota :
  phrayi
Hadiah Buku yang dipilih:
  Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi
 
Halaman Depan | Tentang Kami | Kerjasama Penerbit | Buku Baru | Buku Terlaris | Buku Populer | Buku Rekomendasi | Buku Promo | Blog
 Cari Cepat
Takdir Cinta
Rp 35.000
Hemat Rp 5.250
Rp 29.750
Janji Suci
Rp 32.500
Hemat Rp 4.875
Rp 27.625
Haruskah Terpisah?
Rp 35.000
Hemat Rp 5.250
Rp 29.750
Ayah Menyayangi Tanpa Akhir
Rp 55.000
Hemat Rp 8.250
Rp 46.750
Judul Selanjutnya
Cari Berdasarkan:
 

Kantor Pusat: JL. Topaz Raya C2 No.12 Permata Puri Media, Jakarta Barat.
Layanan Bantuan: 021-33088877, 021-91977730 (Call Only) | SMS : 083870009010 | Fax: 021-58350075 | Hubungi Kami
Jam Layanan: Senin - Jumat: 09.00 WIB - 16.00 WIB | Sabtu: 09.00 WIB - 12.00 WIB (Hari Kerja)
© 2006 - 2014 BukuKita.com - PT.Mitra Online Perkasa
LIHAT VERSI MOBILE